Muqaddimah
Assalamualaikum...........
Sufisme (Tasawuf) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perkembangan kebudayaan Muslim. Bicara tentang sufisme, pasti akan menimbulkan pro kontra yang tak berujung, mulai dari etimologi, epistemologi, sampai kepada sesat dan tidaknya sufisme itu.
Bukan di sini tempatnya memperdebatkan hal-hal di atas. Di sini hanyalah wadah untuk merekam kembali mutiara-mutiara kata yang lahir dari perjalanan pemikiran dan perenungan orang-orang linuwih yang dikenal orang banyak sebagai sufi, untuk kita nikmati keindahan bahasa dan kedalaman maknanya. Dengan membaca dan ikut merenungi mutiara-mutiara kata para sufi, semoga dapat membuka wawasan hati kita untuk lebih mengenal diri sendiri. Terserah para pembaca untuk mensikapinya.
Bagi pembaca yang ingin berdiskusi tentang sufisme dan untuk menghindari sikap berat sebelah ada baiknya pembaca berkunjung di http://id.wikipedia.org/wiki/Sufisme, atau ke situs-situs lainnya yang lebih memberi ruang untuk itu.
Kritik dan saran sangat kami tunggu.....
Wa Allahu a'lamu bi ash-shawab....
Jangan lewatkan
Senin, 14 Mei 2012
Syair Mahabbah Rabiah Adawiyah ( II )
Cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu
Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingat-Mu
Cinta karena diri-Mu, adalah keadaan-Mu menyibakkan tabir
Hingga Engkau ku lihat
Baik untuk ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
Bagi-Mu pujian untuk semua itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar